Hotel Majapahit Cara Mudah Menikmati Masa Lalu

Hotel Majapahit Keberadaannya tidak bisa lepas dari serangkaian sejarah kemerdekaan Indonesia. Di sinilah, dahulu perang dan perjuangan pernah berkecamuk. Kira-kira seperti apa sih kondisi dan fasilitas yang ditawarkan Hotel Majapahit di zaman sekarang?

Menginap di Hotel Bersejarah & Heroik

Bila anda ke Jawa Timur tentu tak akan melewatkan distinasi wisata kota yang sangat heroik, yaitu kota pahlawan Surabaya, nah tentu bila ke Surabaya..!! anda juga tak akan melewatkan sebuah tempat bersejarah bagi arek-arek Suroboyo dan bangsa Indonesia karena disinilah sebuah sejarah diukir dan diciptakan yang tak akan pernah dilupakan, yaitu peristiwa insiden bendera ( 19 September 1945), pada peristiwa ini, bendera belanda disobek-sobek oleh arek-arek Suroboyo kemudian disisakan menjadi bendera merah putih. Peritiwa ini terjadi di hotel Majapahit yang fenomenal dan hotel bersejarah ini masih utuh bahkan makin berbenah diri.

hotel majapahit, hotel majapahit surabaya berhantu, hotel majapahit surabaya booking, hotel majapahit surabaya buffet, hotel majapahit surabaya bintang, hotel di jalan majapahit bali, ballroom hotel majapahit surabaya, brosur hotel majapahit, hotel murah di jalan majapahit bali, ballroom hotel majapahit,

Lokasi Dan Sejarah Hotel Majapahit 

Bagi warga Surabaya tentu lokasi ini sudah tidak asing lagi, tapi anda yang baru berada di kota pahlawan ini, silahkan arahkan perjalanan anda ke jalan Tunjungan Surabaya, Anda akan menemukan satu hotel yang khas dengan bangunan lampaunya. Bangunan kokoh dengan pilar besar, lorong-lorong besar, serta lampu kuning berpendar yang khas, itulah Hotel Majapahit. Bagi anda yang suka hal-hal bersejarah, maka sangatlah tepat bila menjadikan Hotel Majapahit sebagai distinasi sekaligus tempat bermalam dikota Surabaya.

Hotel Majapahit memang sangat layak disebut hotel bersejarah . selain menjadi sumber inpirasi perjuangan arek-arek Suroboyo, hotel Mojopahit sempat mengalami perpindahan nama dari LMS, Hotel Oranje, Hotel Yamato, dan Hotel Hoteru. Saat ini pengelolaanya sudah diakuisisi oleh PT Sekman Wisata, menjadi satu hotel mewah dengan total 143 kamar dan pelayanan bintang lima. Kendati beberapa bagian luar dan unsur interiornya telah direnovasi, sebagian besar bangunan asli hotel ini tetap bertahan hingga kini.

Bermalam dan berkunjung ke Hotel Majapahit pada akhirnya tidak lepas dari proses penggalian sekaligus “menikmati” latar sejarah yang ada. Tidak dapat ditampik, setiap sudutnya memiliki kesan tersendiri. Suasana taman luas nan asri, selasar dengan pilar-pilar tua yang kokoh, lobi hotel bergaya art – Nouveau, hingga tipe kamar dengan luas mencapai 806 meter persegi–menjadi beberapa dari sekian banyak nilai plus hotel ini. Tidak sulit mendapatkan kamar di Hotel Majapahit. Anda bisa memesannya langsung melalui Traveloka.

Fasilitas Di Hotel Majapahit

Berkunjung dan bermalam di Hotel Majapahit, anda akan disuguhkan setidak tidaknya 143 kamar dalam daftar pilihan kamar mewah di Hotel Majapahit, ini mencakup 43 kamar bertipe Garden Terrace seluas 44 meter persegi; 89 kamar Executive Suite seluas 57 meter persegi, 10 kamar Majapahit Suite seluas 97 meter persegi, serta satu kamar Presidential Suite, dengan luas mencapai 806 meter persegi. Seluruh kamar tersebut, sudah dilengkapi layanan 24 jam, baby sitting service, penyejuk ruangan (AC), detektor asap, bar mini, telepon, jaringan internet, televisi kabel, hair dryer, dan masih banyak lagi. Bahkan, jika beruntung, Anda bisa menemukan perabot tua berdiri di satu sudut kamar Anda!

hotel majapahit surabaya contact, hotel majapahit booking.com, hotel majapahit surabaya booking com, cerita hotel majapahit, cerita hotel majapahit surabaya, hotel majapahit pacet, hotel majapahit di surabaya, hotel majapahit angker, hotel majapahit malang, hotel majapahit mojokerto,


Ingin mencoba sensasi menginap di kamar bersejarah? Cobalah kamar Merdeka Nomor 33 atau justru kamar Sarkies nomor 44. Pada kamar Merdeka, misalnya. Di sanalah Residen Belanda menginap ketika terjadi insiden perobekan bendera merah, putih, dan biru. Sementara itu, kamar Sarkies merupakan kamar tempat keluarga Sarkies ( pendiri hotel ini). Nah yang menarik..nih pada keduanya, Anda akan menemukan foto dan narasi yang berhubungan dengan sejarah kamar. Nah, jika ingin pengalaman yang lebih unik, Anda bahkan dapat mencoba kamar Presidential Suite. Konon, inilah kamar terluas dan terbesar di Asia Tenggara, lho!  woowww…!!!! mantap kan…!!!

Selain jaminan fasilitas kamar yang mumpuni, jangan lupakan pula area lain, berupa gym, lapangan tenis, jacuzzi, sauna, kolam renang untuk dewasa dan anak-anak. Perihal gedung pertemuannya, jangan ditanya. Pasalnya, selama bertahun-tahun, Hotel Majapahit ini juga telah menjadi saksi pertemuan dari beragam kebudayaan di dunia, sekaligus menjadi tempat menginap para pelancong dalam ranah diplomat, pemerintahan, selebriti, bahkan sekadar turis asing.

Mau Cafe Tahun 90-an

Sekarang cerita soal makanan dan tempat bersantai bersama keluarga, sekalian saya bisa bandingin dari beberapa kali saya trip saya keluar negeri, misalkan Trip ke Korea maupun ke Thailand, pengalaman disana ada yang kurang yaitu tak ada pilihan makanan khas Nusantaranya.  Perihal kuliner ini tak kalah pentingnya lho saat kita trip karena akan jadi kenangan tersendiri.  

Nah tak salah bila kemudian hotel Majapahit juga menawarkan pengunjungnya beragam pilihan bersantap. Jenis masakannya tentu bervariasi. Mulai dari masakan bercita rasa lokal (Nusantara), Asia, hingga Barat. Menariknya lagi, ada banyak pilihan restoran yang bisa Anda datangi. Anda bisa mencoba Indigo Restaurant, Lobby Lounge, Majapahit Executive Lounge, Sarkies Seafood Restaurant, The MAJ Heritage Pub and Dine, Toko Deli. Oh ya, jangan lupakan sajian Cafe khas tahun 1900-an. tentu ini kereeen banget lho…

Okey deh..!! kiranya sekian dulu jalan-jalan kita di kota pahlawan ya..
Oh ya, jangan lupa catat lagi ya…Hotel Majapahit berlokasi tepat di Jalan Tunjungan 65 Surabaya. Tidak perlu bingung dalam mencari lokasinya. Pasalnya, hotel ini terletak di wilayah yang sangat strategis; mencakup pusat bisnis, berbelanjaan, bahkan perkantoran Kota Surabaya. 

Sejarah Singkat Kabupaten Jember

Keberadaan Kabupaten Jember secara geografis memiliki posisi yang sangat strategis dengan berbagai potensi sumber daya alam yang potensial, sehingga banyak menyimpan peristiwa-peristiwa sejarah yang menarik untuk digali dan dikaji

Sejarah Singkat Kabupaten Jember

kabupaten jember dalam angka 2013, kabupaten jember dalam angka 2010, kabupaten jember wikipedia, kabupaten jember utara, kabupaten jember jatim, kabupaten jember tempo dulu, kabupaten jembrana, kabupaten jember dalam angka 2011, kabupaten jember 2013, kabupaten jember cpns 2013

Tentang nama Jember sendiri dan kapan wilayah ini diakui keberadaannya, hingga saat ini memang masih belum diperoleh kepastian fakta sejarahnya. Berbagai upaya baik seminar maupun penelitian yang telah dilakukan oleh lembaga penelitian, Perguruan Tinggi maupun oleh sejarawan belum bisa mengungkap kejelasan yang pasti tentang kapan Kabupaten ini lahir sehingga Sejarah Singkat Kabupaten Jember dibuat berdasarkan paparan mendagri perihal sejarah kabupaten Jember. Pemkab Jember masih memberi Kesempatan luas untuk menampung sumbangan pemikiran untuk dijadikan bahan kajian dalam menentukan fakta sejarah guna mengetahui kapan hari jadi Kabupaten Jember sebenarnya.

Hari jadi bagi suatu daerah sangatlah penting dan mendasar, karena menandai suatu awal pemerintahan sehingga dapat dijadikan ukuran waktu bagi daerah kapan mulai berpemerintahan?

Sementara ini untuk menentukan hari jadi Kab Jember berpedoman pada sejarah pemerintahan kolonial Belanda, yaitu berdasarkan pada Staatsblad nomor 322 tanggal 9 Agustus 1928 yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929 sebagai dasar hukumnya.

Dalam Staatsblad 322 tersebut, dijelaskan bahwa Pemerintah Hindia Belanda telah mengeluarka ketentuan tentang penataan kembali pemerintahan desentralisasi di Wilayah Propinsi Jawa Timur, antara lain dengan REGENSCHAP DJEMBER sebagai masyarakat kesatuan hukum yang berdiri sendiri.

Secara resmi ketentuan tersebut diterbitkan oleh Sekretaris Umum Pemerintahan Hindia Belanda (De Aglemeene Secretaris) G.R. Erdbrink, pada tanggal 21 Agustus 1928.

Mempelajari konsideran Staatsblad Nomor 322 tersebut, diperoleh data yang menunjukkan bahwa Kabupaten Jember menjadi kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri dilandasi 2 macam pertimbangan, yaitu Pertimbangan Yuridis Konstitusional dan Pertimbangan Politis Sosiologi.

Yang unik adalah, Pemerintah Regenschap Djember diberi waktu itu dibebani pelunasan hutang-hutang berikut bunganya menyangkut tanggungan Regenschap Djember. Dari artikel ini dapat dipahami bahwa dalam pengertian administratif serta sebutan regent atau Bupati sebagai Kepala Wilayah Kabupaten, diatur dalam artikel 7. Demikian juga pemisahan secara tegas antara Jember dan Bondowoso sebagai bagian dari wilayah yang lebih besar, yaitu Besuki dijelaskan pada artikel 7 ini.

Pada ayat 2 dan 4 artikel 7 ini disebutkan bahwa ayat 2 artikel 121 Ordonasi Propinsi Jawa Timur adalah landasan kekuatan bagi pembuatan Staatsblad tentang pembentukan Kabupaten-kabupaten di Jawa Timur.

Semua ketentuan yang dijabarkan dalam staatsblad ini dinyatakan berlaku mulai tanggal 1 Januari 1929, ini disebutkan pada artikel terakhir dari staatsblad ini. Hal inilah yang memberikan keyakinan kuat kepada kita bahwa secara hukum Kabupaten Jember dilahirkan pada tanggal 1 Januari 1929 dengan sebutan “REGENSCHAP DJEMBER.

Sebagaimana lazimnya sebuah peraturan perundang-undangan, supaya semua orang mengetahui maka ketentuan penataan kembali pemerintahan desentralisasi Wilayah Kab.Jember yang pada waktu itu disebut regenschap, dimuat juga dalam Lembaran Negara Pemerintahan Hindia Belanda.

Selanjutnya perlu diketahui pula bahwa, Staatsblad nomor 322 tahun 1928 diatas ditetapkan di Cipanas oleh Gubernur Jendral Hindia Belanda dengan Surat Keputusan Nomor : IX tertanggal 9 Agustus 1928. Pada perkembangannya dijumpai perubahan-perubahan sebagai berikut :

Pemerintah Regenschap Jember yang semula terbagi menjadi 7 Wilayah Distrik pada tanggal 1 Januari 1929 sejak berlakunya Staatsblad Nomor 46 tahun 1941 tanggal 1 Maret 1941 maka Wilayah Distrik dipecah-pecah menjadi 25 Onderdistrik, yaitu :

– Distrik Jember, meliputi onderdistrik Jember, Wirolegi dan Arjasa ;

– Distrik Kalisat, meliputi onderdistrik Kalisat, Ledokombo, Sumberjambe dan Sukowono ;

– Distrik Rambipuji, meliputi onderdistrik Rambipuji, Panti, Mangli dan Jenggawah ;

– Distrik Mayang, meliputi onderdistrik Mayang, Silo, Mumbulsari dan Tempurejo ;

– Distrik Tanggul, meliputi onderdistrik Tanggul, Sumberbaru dan Bangsalsari ;

– Distrik Puger, meliputi onderdistrik Puger, Kencong, Gumukmas dan Umbulsari ;

– Distrik Wuluhan, meliputi onderdistrik Wuluhan, Ambulu dan Balung.

Perkembangan Kabupaten Jember

Perkembangan perekonomian begitu pesat, mengakibatkan timbulnya pusat-pusat perdagangan baru terutama perdagangan hasil-hasil pertanian, seperti padi, palawija dan lain-lain, sehingga bergeser pulalah pusat-pusat pemerintahan di tingkat distrik, seperti distrik Wuluhan ke Balung, sedangkan distrik Puger bergeser ke Kencong.

Berdasarkan Undang-undang Nomor : 12 Tahun 1950 tentang Pemerintah Daerah Kabupaten di Jawa Timur, menetapkan pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Propinsi Jawa Timur (dengan Perda) antara lain Daerah Kabupaten Jember ditetapkan menjadi Kabupaten Jember.

Dengan dasar Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 1976, maka dibentuklah Wilayah Kota Jember dengan penataan wilayah-wilayah baru sebagai berikut :

Kecamatan Jember dihapus dan dibentuk 3 kecamatan baru, masing-masing Sumbersari, Patrang dan Kaliwates, sedang Kecamatan Wirolegi menjadi Kecamatan Pakusari dan Kecamatan Mangli menjadi Kecamatan Sukorambi.

Bersamaan dengan pembentukan Kota Administratif Jember, Wilayah Kawedanan Jember bergeser pula dari Jember ke Arjasa yang wilayah kerjanya meliputi Arjasa, Pakusari dan Sukowono yang sebelumnya masuk Distrik Kalisat.

Dengan adanya perubahan-perubahan tersebut, pada perkembangan berikutnya maka secara administratif, Kabupaten Jember terbagi menjadi 7 Wilayah Pembantu Bupati, 1 Wilayah Kota Administratif dan 31 Kecamatan, yaitu :

– Kota Administratif jember, meliputi Kec. Kaliwates, Patrang dan Sumbersari ;

– Pembantu Bupati di Arjasa, meliputi Kec. Arjasa, Jelbuk, Pakusari dan Sukowono ;

– Pembantu Bupati di Kalisat, meliputi Kec. Ledokombo, Sumberjambe dan Kalisat ;

– Pembantu Bupati di Mayang, meliputi Kec. Mayang, Silo, Mumbulsari dan Tempurejo ;

– Pembantu Bupati di Rambipuji, meliputi Kec. Rambipuji, Panti, Sukorambi, Ajung dan Jenggawah ;

– Pembantu Bupati di Balung, meliputi Kec. Ambulu, Wuluhan dan Balung ;

– Pembantu Bupati di Kencong, meliputi Kec. Kencong, jombang, Umbulsari, Gumukmas dan Puger ;- Pembantu Bupati di Tanggul, meliputi Kec. Semboro, Tanggul, Bangsalsari dan Sumberbaru.

Namun dengan diberlakukannya Otonomi Daerah sebagaimana tuntutan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, maka sejak tanggal 1 Januari 2001 Pemerintah Kabupaten Jember juga telah melakukan penataan kelembagaan dan struktur organisasi, termasuk dihapusnya Kota Administratif Jember.

Demikian juga lembaga Pembantu Bupati berubah menjadi Kantor Koordinasi Camat. Namun setelah mengevaluasi selama setahun terhadap implementasi Otoda, Pemkab Jember melalui Perda Nomor 12 Tahun 2001 melikuidasi lembaga Kantor Koordinasi Camat.

Sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan di era Otonomi Daerah ini Pemerintah Kabupaten Jember telah berhasil menata struktur organisasi dan kelembagaan hingga tingkat pemdes/kel.

Dengan demikian, maka terhitung mulai tanggal 1 Januari 2001 Kab Jember memasuki paradigma baru dalam sistem pemerintahan yaitu dari sistem sentralisasi ke sistem desentralisasi atau Otonomi Daerah, dengan melaksanakan 10 kewenangan wajib otonomi sehingga memberikan keleluasaan penuh untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri sesuai keinginan dan aspirasi rakyatnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dengan misi utama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Adapun SOTK Perangkat Daerah Pemkab Jember sebagai implementasi PP. Nomor 8 Tahun 2003 meliputi : 5 Badan, 14 Dinas, 3 Kantor, 3 RSUD, sementara Sekretariat Daerah membawahi 9 Bagian.

Arti Logo Kabupaten Jember

apbd kabupaten jember 2015, kabupaten jember bps, logo kabupaten jember beserta artinya, bkd kabupaten jember, budaya kabupaten jember, bappeda kabupaten jember, bpbd kabupaten jember, bapemas kabupaten jember, bpjs kabupaten jember, berita kabupaten jember,

Daun Perisai, merupakan lambang keamanan dan ketentraman serta kejujuran. Warna merah melambangkan keberanian dan ketegasan dalam segala tindakan bagi Aparat Pemerintah Daerah, sedangkan warna kuning menunjukkan keluhuran, kebijaksanaan dan kemahiran dalam melaksanakan tugas kewajiban.

Bintang berwarna putih bersih, melambangkan Ke-Tuhanan Yang Maha Esa, bersudut lima berarti Pancasila yang merupakan dasar dan falsafah Bangsa Indonesia. Ini merupakan cermin dari warga masyarakat Kabupaten Jember yang agamis.

Padi dan kapas, melambangkan sandang dan pangan, dengan kata lain sebagai gambaran kesuburan yang melimpah ruah bagi daerah Kabupaten Jember. Gambar padi berjumlah 17 butir dan kapas berjumlah 8 buah, melambangkan saat-saat bersejarah bagi Bangsa Indonesia melepaskan diri dari penjajahan, yakni 17 Agustus 1945 saat negara Republik Indonesia diproklamirkan.

Segi lima berwarna putih, melambangkan Pacasila yang merupakan dasar dan falsafah negara dan Bangsa Indonesia khususnya terhadap sila Ketuhanan YME yang senantiasa menjiwainya.

Daun Tembakau, melambangkan bahwa Kabupaten Jember selain dikenal sebagai gudang pangan, juga dikenal sebagai daerah penghasil komodutu tembakau yang cukup terkenal dan menghasilkan devisa cukup besar bagi negara disamping komoditi perkebunan lainnya.

Bangunan Gedung Pemda, yang menggambarkan bahwa Pusat pemerintahan di Kabupaten Jember dikendalikan dari gedung ini,

Sesanti “CARYA DHARMA PRAJA MUKTI” mempunyai arti berkarya dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara.

Kabupaten Sumenep

Saat Tulisan di buat, Kabupaten Sumenep berulang tahun yang 745 tahun, Kabupaten paling timur di pulai madura memiliki sejarah yang sangat panjang dengan pemerintahan di Jawa. Kabupaten dengan Logo Kuda terbang ini, memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan kerajaan kerajaan di pulau Jawa sehingga menjadikan Sumenep Pemerintahan Tertua di Madura

kabupaten sumenep.go.id, kabupaten sumenep berada di pulau, kabupaten sumenep dalam angka 2010, kabupaten sumenep dalam angka tahun 2013, kabupaten sumenep kepulauan, lpse kabupaten sumenep, peta kabupaten sumenep, bkd kabupaten sumenep, sejarah kabupaten sumenep, bkpp kabupaten sumenep

Kabupaten Sumenep, Kerajaan Tertua di Madura

berita kabupaten sumenep, beasiswa kabupaten sumenep, budaya kabupaten sumenep, blh kabupaten sumenep, bupati kabupaten sumenep, bmkg kabupaten sumenep, beasiswa kabupaten sumenep 2014, bppt kabupaten sumenep, beasiswa kabupaten sumenep 2015, bumd kabupaten sumenepSumenep (bahasa Madura: Songènèb) adalah sebuah kabupaten di provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 2.093,45 km² dan populasi 1.041.915 jiwa. Ibu kotanya ialah Kota Sumenep. Nama Songènèb sendiri dalam arti etimologinya merupakan Bahasa Kawi / Jawa Kuno yang jika diterjemaahkan mempunyai makna sebagai berikut : Kata “Sung” mempunyai arti sebuah relung/cekungan/lembah, dan kata “ènèb” yang berarti endapan yang tenang, maka jika diartikan lebih dalam lagi Songènèb / Songennep (dalam bahasa Madura) mempunyai arti “lembah/cekungan yang tenang”.

Penyebutan Kata Songènèb sendiri sebenarnya sudah popular sejak Kerajaan Singhasari sudah berkuasa atas tanah Jawa, Madura dan Sekitarnya, seperti yang telah disebutkan dalam kitab Pararaton tentang penyebutan daerah “Sumenep” pada saat sang Prabu Kertanegara mendinohaken (menyingkirkan) Arya Wiraraja (penasehat kerajaan dalam bidang politik dan pemerintahan) ke Wilayah Sumenep, Madura Timur pada tahun 1269 M
‘“Hanata Wongira, babatangira buyuting Nangka, Aran Banyak Wide, Sinungan Pasenggahan Arya Wiraraja, Arupa tan kandel denira, dinohaksen, kinun adipati ring Sungeneb, anger ing Madura wetan”.’
Yang artinya: “Adalah seorang hambanya, keturunan orang ketua di Nangka, bernama Banyak Wide, diberi sebutan Arya Wiraraja, rupa-rupanya tidak dipercaya, dijauhkan disuruh menjadi adipati di Sumenep. Bertempat tinggal di Madura timur.” inilah bukti bahwa Sumenep Pemerintahan Tertua di Madura.

BUDAYA DAN KEKAYAAN KAB.SUMENEP

Masjid Jamik Sumenep

dprd kabupaten sumenep, diknas kabupaten sumenep, dppka kabupaten sumenep, dinas kabupaten sumenep, dinkes kabupaten sumenep, disperindag kabupaten sumenep, dpt kabupaten sumenep, disbudparpora kabupaten sumenep, denah kabupaten sumenep, daerah kabupaten sumenep


Masjid Agung Sumenep, dulunya disebut masjid Jami’ Sumenep, berada di tengah tengah kota Sumenep, menghadap ke taman Kota, dengan gerbang besar yang unik, pintu kayu kuno, berdiri kokoh menghadap matahari terbit. Masjid yang sudah berusia ratusan tahun masih berdiri kokoh, menjalankan fungsingya dengan baik dan menjadi salah satu penanda kota Sumenep dan menjadi tanda Sumenep Pemerintahan Tertua di Madura

Pantai Lombang

ibukota kabupaten sumenep, ipm kabupaten sumenep, infrastruktur kabupaten sumenep, iklim kabupaten sumenep, kabupaten sumenep jawa timur, kab sumenep jatim, jdih kabupaten sumenep, jne kabupaten sumenep, hari jadi kabupaten sumenep ke 745, kpu kabupaten sumenep

Pantai Lombang merupakan objek wisata andalan Kabupaten Sumenep. Pantai ini memiliki keindahan alam yang lebih bagus lagi dari pantai tetangganya, Pantai Slopeng. Karakteristik pantai ini adalah pasir putih yang lembut yang membentang sepanjang 12 kilometer dihiasi dengan jejeran pohon cemara udang yang tumbuh lebat di tepi pantai menambah keindahan dan teduh pantai ini. Lombang terletak di sebelah timur Sumenep, sekitar 25 kilometer dari Kota Sumenep, tepatnya di Desa Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Pantai Slopeng 

luas kabupaten sumenep, lpse kabupaten sumenep 2015, legenda kabupaten sumenep, loker kabupaten sumenep, kabupaten sumenep madura, peta kabupaten sumenep madura, sejarah kabupaten sumenep madura, kode pos kabupaten sumenep madura, mapenda kabupaten sumenep, map kabupaten sumenep


Pantai Slopeng terletak di Kecamatan Dasuk, sekitar 21 kilometer dari pusat Kota Sumenep, atau berjarak sekitar 180 kilometer dari Kota Surabaya, yang bisa ditempuh selama 6 jam perjalanan melalui Jembatan Suramadu yang sangat terkenal itu.Pantai Slopeng manawarkan panorama pantai yang begitu mempesona, dan tak kalah dengan pantai yang ada di Pulau Bali bila dilihat dari segi keindahan dan kebersihannya. Pantai ini memiliki hamparan pasir putih sepanjang 6 kilometer, dengan volume pasir yang sangat melimpah sehingga biasa disebut gunung pasir oleh para pengunjung

Asta Tinggi – Wisata Religi makan para raja-raja di Sumenep

panwaslu kabupaten sumenep, perda kabupaten sumenep, potensi kabupaten sumenep, pdrb kabupaten sumenep, pendapatan kabupaten sumenep, pdam kabupaten sumenep, penma kabupaten sumenep, pariwisata kabupaten sumenep, pad kabupaten sumenep, perekonomian kabupaten sumenep


Asta Tinggi adalah kawasan pemakaman khusus para Pembesar/Raja/Kerabat Raja yang teletak di kawasan dataran tinggi bukit Kebon Agung Sumenep. Dalam Bahasa Madura, Asta Tinggi disebut juga sebagai Asta Rajâ yang bermakna makam para Pangradjâ (pembesar kerajaan) yang merupakan asta/makam para raja , anak keturunan beserta kerabat-kerabatnya yang dibangun sekitar tahun 1750M. Kawasan Pemakaman ini direncanakan awalnya oleh Panembahan Somala dan dilanjutkan pelaksanaanya oleh Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I dan Panembahan Natakusuma II.

Asta Gumuk  – Di Kalianget

sidalih kabupaten sumenep, sekda kabupaten sumenep, skpd kabupaten sumenep, statistik kabupaten sumenep, simpeg kabupaten sumenep, sergur kabupaten sumenep, umr kabupaten sumenep tahun 2013, perda kab sumenep tentang pilkades, nuptk kab sumenep terbaru, perda kab. sumenep tahun 2014 tentang pilkades


Di Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget, tepatnya di sebelah timur Lapangan Terbang Trunojoyo, , terdapat makam atau orang Madura biasanya menyebutnya asta, yakni makam Kiai Ali Barangbang. Mengapa dikatakan Barangbang, karena makam itu terletak di Dusun Barangbang. Ada juga yang menyebutnya dengan Asta Gumuk, yang artinya makam yang terletak di tanah yang tinggi.

Bagi pesiarah, belum lengkap berwisata religi bila belum berkunjung ketempat ini, di asta ini terdapat makan ulama kesohor Kiai Ali Barangbang mempuyai silsilah dari Syekh Maulana Sayyid Jakfar, As Sidik atau dikenal dengan Sunan Kudus yang mempunyai keturunan Pangeran Katandur yang mempunyai empat anak yaitu : Kiai Hatib Paddusan, Kiai Hatib Sendang, Kiai Hatib Rajul, dan Kiai Hatib Paranggan.

Kabupaten Bangkalan

LETAK GEOGRAFIS KAB. BANGKALAN

Kabupaten Bangkalan merupakan kabupaten pintu awal memasuki pulau Madura dari kota pahlawan Surabaya, Bila anda berada di kota Surabaya dan hendak melanjutkan trip city tour anda tinggal menambah waktu kurang lebih 30 menit anda akan melintasi jembatan Suramadu menuju Kabupaten Bangkalan. Bila anda di kota Surabaya sekaligus ingin menikmati sejarah kota Surabaya bisa bermalam di hotel Majapahit, hotel heroik terjadinya insiden bendera 19 September 1945. Dari hotel ini anda menempuh perjalanan 34 menit ke Jembatan Suramadu dan kurang lebih 20 lagi anda sudah bisa masuk ke kota Bangkalan.
lpse kabupaten bangkalan, peta kabupaten bangkalan, bkd kabupaten bangkalan, logo kabupaten bangkalan, cpns kabupaten bangkalan, sejarah kabupaten bangkalan, peta kabupaten bangkalan madura, perda kabupaten bangkalan, kpu kabupaten bangkalan, lambang kabupaten bangkalan
Kabupaten Bangkalan terdiri atas 18 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Bangkalan.Kabupaten Bangkalan terletak di ujung barat Pulau Madura dan berimpitan dengan Pulau Jawa, menjadikan Bangklan sebagai pintu masuk utama ke Pulau Madura.
Posisi astronomis Kabupaten Bangkalan berada pada koordinat 112 40 06 – 113 08 04 BT serta 6 51 39 – 7 11 39 LS. Disamping itu memiliki potensi geografis yang unik. Tiga penjuru kabupaten ini dibatasi oleh laut yaitu sebelah utara dibatasi laut Jawa sedangkan barat dan selatan dibatasi oleh selat Madura.
Pelabuhan Kamal merupakan pintu gerbang Madura dari Jawa, dimana terdapat layanan kapal ferry yang menghubungkan Madura dengan Surabaya (Pelabuhan Ujung). Saat ini telah dibangun Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) yang saat ini adalah jembatan terpanjang dan terbesar di Indonesia. Bangkalan merupakan salah satu kawasan perkembangan Surabaya serta tercakup dalam lingkup Gerbangkertosusila

BUDAYA  DAN POTENSI DAERAH

Potensi dan Budaya daerah tentu akan menjadi salah satu daya tarik sebuah daerah untuk tidak kita lewatkan. Kabupaten Bangkalan dengan letak geografis paling berdekatan dengan kota propensi Jawa Timur diantara 3 kabupaten lain di madura tentu memiliki potensi dan peluang lebih besar menikmati pertumbuhan ekonomi dibandingkan kota kota yang lain di pulau Madura. Termasuk sentuhan pembangunan infra struktur yang paling mudah mendapatkan lirikan dari pemerintah propensi. Apalagi setelah terbentangnya jembatan Nasional Suramadu. Jembatan terpanjang di pulau Jawa untuk saat ini.

bappeda kabupaten bangkalan, berita kabupaten bangkalan, budaya kabupaten bangkalan, bupati kabupaten bangkalan, bpkad kabupaten bangkalan, bpn kabupaten bangkalan, bumd kabupaten bangkalan, bakesbangpol kabupaten bangkalan, batas kabupaten bangkalan, bkn kabupaten bangkalan

Disamping infiltrasi budaya dan perkembangan ekonomi, Kabupaten Bangkalan tentu memiliki budaya lokal yang masih lestari sampai saat ini misalkan kerapan sapi, budaya membatik dll.

ipm kabupaten bangkalan, pilkades kab bangkalan jatim, jdih kabupaten bangkalan, k1 kabupaten bangkalan, k2 kabupaten bangkalan, kecamatan kabupaten bangkalan, kebudayaan kabupaten bangkalan, kode pos kabupaten bangkalan, kesenian kabupaten bangkalan, korupsi kabupaten bangkalan, kpud kabupaten bangkalan, kependudukan kabupaten bangkalan, peta kabupaten bangkalan lengkap, luas kabupaten bangkalan, logo kabupaten bangkalan madura, letak kabupaten bangkalan, kabupaten bangkalan madura, sejarah kabupaten bangkalan madura, peta kab bangkalan madura, kode pos kabupaten bangkalan madura


PRODUK UNGGULAN KAB.BANGKALAN.

Setidaknya ada 4 Jenis produk unggulan yang di publikasikan oleh pemerintah Kab.Bangkalan sebagai produk andalan kabupaten ini :

pendapatan kabupaten bangkalan, perda kabupaten bangkalan tentang pemilihan kepala desa, perbatasan kabupaten bangkalan, panwaslu kabupaten bangkalan, pdrb kabupaten bangkalan 2011, rpjmd kabupaten bangkalan, rkpd kabupaten bangkalan, simpeg kabupaten bangkalan, statistik kabupaten bangkalan, slogan kabupaten bangkalan, semboyan kabupaten bangkalan, sergur kabupaten bangkalan, sirenda kabupaten bangkalan, jumlah penduduk kabupaten bangkalan tahun 2013, dinas pendidikan kabupaten bangkalan terbaru, laporan keuangan daerah kabupaten bangkalan tahun 2011, topografi kabupaten bangkalan, umr kabupaten bangkalan, umk kabupaten bangkalan, umk kabupaten bangkalan 2015

CUPLIKAN ‘ KERAJINAN ‘ BATIK BANGKALAN ” YANG UNIK DAN MENDAPAT APREASIASI PEMERINTAH RI

CENTRA BATIK TANJUNG BUMI-BANGKALAN

Batik merupakan jenis kerajinan melukis atau membuat motif gambar pada sebuah kain. Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu daerah penghasil batik dengan kwalitas tinggi. Tepatnya di kecamatan Tanjung bumi, kerajinan batik terus dilestarikan dan diproduksi dalam skala besar yang kemudian dikenal dengan nama “Batik Tanjung Bumi”.

Selain dipasarkan di dalam negeri, hasil kerajinan batik Kabupaten Bangkalan juga merambah ke pasar internasional, bahkan presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ketinggalan menggunakan

BATIK GENTONG BANGKALAN – TANJUNG BUMI

Batik Tanjung Bumi. Hasil kerajinan Batik Tanjung bumi diproduksi dalam beberapa kategori, harganyapun variatif, mulai dari harga 50.000 rupiah hingga jutaan rupiah.  Batik ini sangat cocok dipakai oleh pria maupun wanita. Jenis Batik Tanjung Bumi yang paling terkenal sampai ke berbagai manca negara adalah “Batik Gentongan”. Jenis batik ini diproduksi dalam waktu yang cukup lama, bahkan untuk membuat satu Batik gentongan dibutuhkan waktu tigu bulan sampai lima bulan.

Info lengkap tentang profile Kab.Bangkalan bisa anda akses di situs resmi PEMDA BANGKALAN :
http://www.bangkalankab.go.id , Sampai jumpa lagi diperjalanan kabupaten berikutnya di MADURA tepatnya di Kabupaten Sampang.

Berita terkait :
–  Menyusuri Pulau Madura 

Menyusuri Pulau Madura

Pulau Madura, Pulau Garam, pulau wisata religi yang tak pernah sepi dengan kunjungan wisata religi dan wisata pantai. Pulau Madura memiliki potensi wisata dan pengembangan usaha kelautan dan pertambangan alam yang belum tergarap

Pulau Madura, Negeri Garam Di Indonesia

Pulau madura atau lebih populer dengan sebutan kota garam sebenarnya di Indonesia sudah tak asing lagi karena penduduk dengan etnis/suku  Madura sudah banyak menyebar di seluruh pelosok tanah air. Bila anda ke Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan seluruh daerah di Jawa Timur hampir rata akan menjumpai penduduk yang ber etnis Madura bahkan daerah lain di Nusantara akan kita jumpai etnis Madura mendiami tempat tersesebut. Suku Madura sangat banyak tersebar di Nusantara karena disamping nenek moyang mereka pelaut dan terbiasa mendatangi daerah-daerah baru, kondisi geografis pulau Madura yang cenderung kering dan berkontur batu sebagian cadas serta sempit ladang usaha memaksa penduduk madura memilih merantau dan menetap diderah yang memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

luas lahan penghasil garam Madura +- 5.340 Ha meliputi : Sumenep 1 : +- 2.620 Ha Sumenep 2 : +- 640 Ha Pamekasan : +- 980 Ha Sampang   : +- 1.100 Ha  pulau madura di provinsi jawa timur terkenal sebagai daerah penghasil, pulau madura wisata, pulau madura termasuk ke dalam provinsi, pulau madura mempunyai berapa kabupaten, pulau madura disebut juga pulau, pulau madura pdf, pulau madura oksigen, pulau madura menghasilkan apa, pulau madura island, pulau madura jawa timur

Masyarakat Madura umumnya Nelayan, Petani dan berdagang. Pertanian yang sangat diminati dari dahulu adalah tembakau dan ketela pohon. Akan tetapi seiring waktu, pertanian pangan lainnya mulai banyak diminati tetapi sangat terbatas pada tanaman padi, jagung, dan sebagian kedelai. Madura sangat populer dengan hasil laut seperti  teri kecil madura, rumput laut dan garam. Untuk popularitas hasil laut masih sangat populer sebagai penghasil garam. Penghasil garam terbesar berada di kabupaten Sampang, Kabupaten Sumenep dan sebagian kecil di Kabupaten Pamekasan.

Perjalanan menyusuri pulau Madura  akan kita mulai dengan mengenal PETA Pulau Madura. Apakah anda pernah ke Pulau ini ? mungkin sebagian tak mengira bahwa pulau madura merupakan gugusan pulau ( kepualauan) yang lumayan besar.
Geografi Dan Potensi Daerah.

Sebagian orang masih menganggap Madura hanya sebuah pulau kecil tanpa penduduk, mereka merasa madura hanya kampung tanpa Mall, tanpa perumahan dan tanpa budaya yang unik seperti wisata Religi yang sering dilakukan beberapa orang jawa yang datang ke Madura untuk menikmati indahnya pesona ke agamaan di pulau ini. Tulisan ini menginpirasi pertanyaan seorang mahasiswa perihal Madura yang menurut mereka semacam pulau gersang tanpa kemajuan tidak  seperti daerah daerah lain dipulau Jawa.

Pulau Madura memiliki luas 5.168 Km2 dengan gugusan pulau terbesar meliputi 4 kabupaten dan terdiri dari gugus pulau lebih kecil seperti pulau kagean, pulau gili manuk, pulau Raas, pulua gili raja, dan beberapa gugus pulau terjauh seperti kepualaun Kangean serta Masalembu. Di pulau madura tercatat setidaknya ada 127 pulau lho..!!  woww…lumayan banyak bukan..?? tentu ini sangat menarik bila anda ingin menelusuri pulau-pulau ini.
Dengan jumlah pulau yang sangat banyak, tentu memiliki banyak pinggir pantai yang sangat menarik. Akan tetapi sampai saat ini, pantai pantai yang baru menjadi distinasi wisata sangat terbatas sekali. Yang paling populer yaitu pantai Lombang dan pantai Salopeng di Kabupaten Sumenep. Kemudian yang paling dekat dengan Kota Propensi yaitu pantai Camplong di Kabupaten Sampang.

Untuk melengkapi pengenalan dan beberapa informasi penting yang mungkin ketinggalan yaitu tentang letak geografis Pulai Panas di Jawa Timur ini. Madura merupakan pulau dengan 4 kabupaten yang sangat berpotensi untuk pengembangan di Jawa Timur, guna mengetahui potensi pulau Madura maka kita harus mempelajari masing-masing kabupaten yang ada di pulau Madura,  4 kabupaten tersebut meliputi Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep.
Kita akan berkenalan satu persatu dengan 4 kabupaten yang ada di Pulau Madura dan kita mulai dengan mengenal kabupaten paling dekat dengan Ibu kota Jawa Timur dan menjadi salah satu pengembangan kota Surabaya yaitu : Kabupaten Bangkalan.